Panas terik menemani perjalan. Yah namanya anak muda, sukanya keluyuran. Dan bagi anak muda yang belum punya banyak uang, jalan-jalan ke Ibu kota adalah alternatifnya, berhubung kota tempat tinggalnya berada tak jauh dari Ibu kota.
Jakarta, Pusat Pemerintahan dan juga kota Bisnis di Indonesia. Kehidupan serba sibuk dan cepat terjadi di kota ini. Jika senin sampai jumat kota ini sibuk oleh para karyawan kantoran dengan dasi rapih mentereng, membusung di dadanya, maka sabtu dan minggu kota ini disibukan oleh pedagang kaki lima di tempat wisata yang melayani wisatawan dalam atau luar kota.
Sebut saja Kota Tua dan Monumen Nasional (Monas) yang selalu menjadi destinasi Favorit wisatawan, terlebih karena gratis. Baru menginjakan kaki di tempat tersebut, sudah banyak pedagang yang menawarkan Es teh manis di gelas cup plastik seharga lima ribuan. Tak lama berjalan kita langsung dapat melihat orang orang dengan warna berbeda, mereka berwarna hijau, emas, merah, hitam, dan lain-lain.
Tak buruk, justru ini merupakan pemandangan yang tak biasa. Tuhan benar-benar menciptakan manusia dengan akal yang luar biasa. Ditengah hiruk pikuk kesibukan orang berdasi di Ibu kota, mereka atau bapak-bapak ini tak kehabisan akal demi rupiah yang halal untuk keluarganya.
Tak jauh juga dari orang orang yang menjadi mannequin, ada beberapa lagi yang berkostum layaknya tokoh kartun favorit anak-anak. Untuk yang satu ini dia tak dapat menyimpukan, apakah pria atau wanita.
"Tempat ini dapat menjadi Disney Landnya Indonesia." besitnya dalam hati.
Percayalah semesta ini memiliki banyak keajaiban, dan Tuhan akan selalu adil pada hamba-hambanya. Percayalah jika semua yang kau miliki adalah kecukupan untukmu. Tak kekurangan dan tak berlebihan. Baginya perjalan ini memberikan banyak jawaban atas setiap pertanyaan di kepalanya, tak ada istilah orang beruntung atau sial, yang ada hanya orang yang mau berusaha atau tidak mau berusaha.
Dirinya senang, sebuah moment perjalanan singkat ini dapat memberinya pengalaman dan pemebelajaran yang luar biasa, hanya karena bapak berwarna dan tokoh kartun itu.
Terus langkahkan kaki, setiap perjalanan membawamu pada sebuah jawaban, juga memberimu sebuah perjalanan lagi. Tergantung bagaimana anda memaknainya.
See you....
Follow me in instagram :@Airlangga.15_

Nah
BalasHapusGood job, dimulai dari langkah kecil
BalasHapus